Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Bab Taqwa ~Al Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf



Al-Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf :


Taqwa itu dalam bahasa arab haa huna (didalam hati) hati kita kalau ingin taqwa kepada Allah Swt, harus menghindari atau menjauhkan diri dari sifaf-sifat yang jelek.

ada yang bertanya: Bib, seperti apa sifat-sifat jelek itu?

Contohnya sombong atau riya (ingin dipandang orang) 
jangan ngaji cuma pengen di liat cowoknye
yang cowok ngaji ingin di lihat ceweknya. ini namanya hatinya belum bener, jika masih ada yang seperti itu ayo diluruskan hatinya.

kemudian, Jangan Ghibah (ngomongin orang/gosip).
"ih dia mah orangnya begini" itu tidak boleh
jika ngomongin tentang yang baiknya itu tidak apa-apa

seperti:
"itu tuh murid Habib Hasan, ke majlis pakaiannya rapih orangnya sopan dan murah senyum"
~itu baru tidak apa-apa

Kalau UJUB/Berbangga diri, seperti:
"ane ngaji di nurul musthofa dong, bukan seperti ente"
~ini yang tidak boleh

Jangan sombong/riya seperti ini:
 "Lah, ane kan sering tahajud seribu kali "

Kebaikan/amal baik kita jangan diperlihatkan keorang-orang, biar hanya Allah swt yang mengetahuinya

Kita nih orang-orang yang banyak dosa, dari ujung kaki sampai ujung rambut berdosa, kuping berdosa,
mulut berdosa sampai ujung kaki berdosa.

belum tentu kita sholat semuanya khusyu. Tidak ada orang yang sholat langsung melihat Allah. Cuma Nabi Muhammad Saw yang pernah melihat Allah Swt dalam peristiwa Isra Mi'raj. 

Nabi Muhammad Saw memberi salam kepada Allah Swt :
"attahiyatul mubarokatussholawatu thoyyibatulillah"

walaupun Nabi berjumpa kepada Allah swt, beliau juga mengingat umatnya beliau menyampaikan
salam kita ke Allah:
"Assalamu'alaika wa ala ibadillahissholihin" 
Yaa Allah ada salam dari hamba-hambamu dari orang-orang yang sholeh

Sebab dari itu, kita harus bangga karena kita punya Nabi Muhammad Saw. Hakikatnya kita duduk disini, datang kemajlis ta'lim supaya apa? Supaya kita bisa berjumpa dengan orang yang paling taqwa yaitu Nabi Muhammad Saw

Banyak sebagian orang yang belum pernah melihat wajah Rasulullah Saw, belum pernah mendengar
suara Rasulullah saw tapi kita sudah mencintai Rasulullah Saw 
maka Rasulullah Saw berkata:
"Beruntung, beruntung, beruntung. " 

Sahabat bertanya :
"Apakah kami termasuk orang yang beruntung ya Rasulullah?" 

Nabi saw menjawab :
"Bukan. orang yang beruntung adalah orang yang belum pernah melihatku, Tidak pernah ikut berperang bersamaku namun sungguh besar kecintaanya kepadaku" :')


Writer: Jama'ah Nurul Musthofa
Editing Post: pemudanurulmusthofa.org
Published: pemudanurulmusthofa.org







Subscribe to receive free email updates:

Contact Form

Name

Email *

Message *