Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Teks Qasidah Yaa Habibana Yaa Hasan - Karangan Syeikh Ali Abdurrahman Baharmi


 

Qasidah Yaa Habibana Yaa Hasan adalah syair karangan dari Syeikh Ali Abdurrahman Baharmi secara khusus untuk Habib Hasan bin Ja'far Assegaf

يَاحَبِيْبَنا يَاحَسَنْ
يَاإِمَامَ أهْلِ الزَّمَانْ
نَظْرَةً مِنْكُم اِلَيْنا
وَتُزِيْلُ اْلهَمَّ عَنَّا


Wahai kekasih kami (habib) hasan
Wahai pimpinannya penduduk zaman (sekarang) 
Pandangan dari anda kepada kami
Yang dapat menghilangkan kesulitan dari kami

نَتَوَسَلُ بِاْلكِرَامِ
آوْلِيَائِنَا اْلعِظَامِ
غَارَةً يَااهْلَ الْوِدَادِ
أَنْقِذُوْا اَهْلَ اْلفَسَادِ


Bertawasul kepada orang-orang mulia
Para wali-wali kami
Pertolongan kalian wahai orang-orang tercinta
Selamatkanlah orang-orang yang terkena kerusakan

سَيِّدِي مَوْلَايْ جَعْفَرِ
سَيِّدُنَا مِثْلُ الغَضَنْفَرِ
مَنْ وَرِثَ سِرَّ الْاِمَامِ
مَنْ بِهِ سُدْنَا الْاَنَامِ 


Pimpinanku Tuanku (putra) ja'far 
Tuanku laksana seekor singa
Yang mewarisi rahasia pemimpin 
Dengan berkahnya kita memimpin kaum manusia

حَبْرُنَا مَنْ هُوْ ذُخْرُنَا
سَعِدْناَ يَوْمَ شُفْتَناَ
عَالِمُ مَجْلِسِهِ اَعْظَمْ
يَحْضُرُهُ سَيِّدُناَ المُقَدَّمْ


Ulama kami sekaligus pusaka kami
Kami pun bahagia dihari engkau memandang kamu
Seorang alim 
Karena dihadiri oleh faqihil muqodam

مَجْلِسٌ لِلْمُصْطَفَى
نُوْرُهُ لِلْمُنْتَهَى
فِيْهِ تُحْصَلُ كَمْ بِشَارَةْ
ِبِهِ يَنَالُ مَكْرُوْبُنَا غَارَهْ


Majelis untuk manusia yang terpilih 
Cahaya majelis nya mencapai puncak
Di dalamnya didapatkan banyak kabar gembira 
Dengannya orang yang terkena kesulitan mendapatkan pertolongan

يَحْضُرُهُ سَيِّدِي حَسَنْ
هُوَ الْخَلِيْفَهْ فِي الْوَطَنْ
عَنْ حَبِيْبِ قُطْبِ مَالَانْج
بَلْفَقِيْهِ الْحَبْرِ مُعْلَنْ


Majelis tersebut dihadiri oleh Tuanku Hasan
Dialah sang kholifah di tanah air
Sebagai pengganti dari wali quthub dikota malang
Balfaqih seorang yang alim lagi dikenal

فِيْهِ سِرٌّ وَاَسْرَارٌ جَمَّهْ
كَمْ بِهِ تُدْفَعُ غُمَّةْ
وَتُزَالُ كُرْبَهْ وَظُلْمَهْ
اَلْمَدَدْ هِمَّهْ بِهِمَّهْ


Didalam majelis itu terdapat rahasia-rahasia yang banyak
Berapa banyak kesusahan tertolak berkatnya 
Bahkan segala kesulitan & kegelapan 
Bahkan berupa madad bantuan

ثُمَّ بِاَخِيْهِ الْاَرْفَعِ
عَالِمٌ عَلَمٌ مَعَ اْلوَرَعِ
عَبْدُ اللهِ جَامِعٌ هُوْ جَمَعْ
اَسْرَارٌ وَاَنْوَارٌ تَلْمَعْ


Kemudian dengan saudaranya yang tinggi
Seorang alim terpandang lagi waro
Dialah Abdullah seorang pengumpul yang mengumpulkan rahasia-rahasia & cahaya-cahaya yang berkilau

ثُمَّ بِاِمَامِناَ الْاَوَّابْ
يَنْفَتِحُ بِهِ كَمْ مِنْ بَابْ
مُصْطَفَى هُوْ جَامِعُ الْٰاَدَابْ
اَقْوَامُ سَادَهْ وَاَقْطَابْ


Kemudian dengan pemimpin kami yang selalu kembali kepada Allah
Dengan berkatnya berapa banyak pintu terbuka
Dialah musthofa sang pengumpul adab kaum para sadah & wali-wali quthub

مُصْطَفَى سُدْناَ اْلمِغْوَارْ
جَامِعٌ لِاَسْرَارِ اَهْلِ اْلبَارْ
يَامَنْ بِهِ يُنَاجِي اْلجَبَّارْ
اَنْتُمُ عُلَمَاءُنَا اْلكِبَارْ


Musthofa sang pemberani kita menjadi pemimpin 
Pengumpul rahasia-rahasia orang-orang baik
Wahai dengannya 
Kalianlah para pembesar ulama kami

وَعَادْ هُوْ ذُخْرُناَ قَاسِمْ
يَامَنْ بِهِ اللّٰهُ هُوْ خَاتِمْ
لِاَسْرَارٍ وَاَنْوَارٍ حَاتِمْ
مَنْ لَناَ حُسْنُ اْلخِتَامْ


Dan masih ada pusaka kami yaitu Qosim
Wahai yang dengannya Allah menutup 
Pemasti terhadap segala rahasia & cahaya 
Orang yang bagi kami sebaik-baiknya penutup
Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *