Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Relakan yang Terbaik yang Kau Miliki untuk Mendekat Pada Allah


Relakan yang Terbaik yang Kau Miliki untuk Mendekat Pada Allah

Di momen Idul Adha kerap kali kita mendengar para khotib mengkisahkan kisah Nabi Ismail AS yang disembelih ayahnya yaitu Nabi Ibrahim AS atas perintah Allah (سبحانه و تعالى) melalui wahyu yang diterima Nabi Ibrahim AS melalui mimpinya, sebagai seorang anak yang patuh terhadap orang tuanya Nabiullah Ismail bersedia untuk disembelih sebagai bentuk keyakinannya kepada perintah Allah (سبحانه و تعالى) yang diberikan kepada ayahnya yaitu Nabi Ibrahim.

Dikala proses penyembelihan Nabi Ismail AS, Allah Ta'ala menukar jasad Nabi Ismail AS dengan seekor kibas (sejenis kambing/domba) lantas dari manakah kibas tersebut Allah kirimkan untuk menggantikan Nabi Ismail??

Sekilas kita tarik mundur keawal peradaban hidup manusia dizaman leluhur semua umat manusia yaitu Nabi Adam AS, pada saat itu Nabi Adam AS hendak menikahkan setiap anak laki laki (Qobil & Habil) dengan saudara kembar perempuannya, untuk menentukan siapa layak menikah dengan siapa maka Nabi Adam AS memerintahkan Qobil dan Habil untuk mempersembahkan qurban.

Diketahui Qobil mempersembahkan qurban dari hasil pertaniannya yang tidak bagus, sedangkan Habil mengurbankan seekor kibas yang ia rawat dan diperlakukan secara khusus diantara hewan ternak miliknya sebagai persembahan qurban atas perintah Nabi Adam AS

Maka Allah Ta'ala menerima qurban seekor kibas yang dipersembahkan Habil karena ketulusan dan keikhlasannya mengurbankan hewan ternak yang ia perlakukan khusus, dirawat dan dijaga dengan baik.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

"Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui." (Qs Ali Imran : 92)

Kita tidak akan memperoleh kebaikan sebelum menginfaqkan harta yang kita cintai, harta terbaik yang kita miliki. Lantas kebaikan apa Allah kirimkan kepada hambanya yang menginfaqkan hal terbaik yang dimiliki hambanya?

Tiba masanya kenabian Nabi Ibrahim AS ketika beliau hendak menyembelih Nabi Ismail AS sebagai harta terbaik yang Nabi Ibrahim miliki, seorang anak yang hadir dalam penantian panjang dan anak yang patuh pada orang tuanya serta ta'at pada perintah Rabbnya. Allah tukarkan jasad Nabi Ismail dengan kibas. Menurut tafsir Ibnu Abbas bahwa kibas yang Allah Ta'ala kirimkan menggantikan jasad Nabi Ismail adalah kibas dari pada persembahan Habil yang bertujuan untuk mendekatkan diri pada Allah (سبحانه و تعالى).

Hikmah yang bisa diambil dari kisah ini adalah jangan pernah ragu mengorbankan hal-hal yang kita cintai seperti kecintaan kita pada dunia, pada harta, pada kesenangan atau apapun hal hal yang sia-sia dilakukan dimasa hidup kita agar Allah SWT mengabulkan harapan kita atau memberi perlindungan bagi diri kita ataupun lingkungan kita sebagai mana Allah SWT qobulkan hajat Habil untuk bisa menikahi saudara kembar perempuan yang ia inginkan dan perlindungan dari Allah (سبحانه و تعالى) kepada anak kesayangan Nabi Ibrahim AS yaitu Nabi Ismail AS dari pada sayatan bilah pisau yang hendak menggores lehernya

Kebaikan ataupun pengorbanan terbaik yang kita lakukan saat ini untuk menempuh ketaatan kepada Allah SWT akan berbuah baik bagi kita pada saat ini ataupun pada anak cucu kita kelak.

Dimomen yang bertepatan dengan akan datangnya bulan Dzulhijjah 1443 H kali ini, mari kita jalankan perintah Allah (سبحانه و تعالى) sebagaimana firman-Nya di dalam Al Qur'an

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

"Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (Qs.Al Kautsar : 2)

Laksanakanlah sholat sebagai kewajiban seorang hamba dan berqurbanlah dengan hewan qurban terbaik sebagai ibadah dan pendekatan diri kepada Allah agar Allah senantiasa membalasnya dengan mengqobul hajat kita atau melindungi kita dari mara bahaya didunia ataupun di akhirat kelak.
Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *