Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Belajar Ilmu, Mengajarkan dan Menyebarkan


Belajar Ilmu, Mengajarkan dan Menyebarkan

Allah akan meninggikan derajat  orang yang berilmu beberapa derajat berbanding lurus dengan amal dan dakwah yang mereka lakukan. Sedangkan di dunia, Allah meninggikan orang yang berilmu dari hamba-hamba yang lain sesuai dengan ilmu dan amalan yang dia lakukan.

Allah Ta’ala berfirman,

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." (QS Al Mujadalah: 11)

Rasulullah SAW bersabda: "Ilmu merupakan kehidupan Islam dan pilar iman, barang siapa menguasai suatu ilmu maka Allah akan menyempurnakan pahala-Nya, dan barang siapa belajar ilmu lalu mengamalkannya, niscaya Allah mengajarkan kepadanya ilmu-ilmu yang tidak ia ketahui." (HR. Imam Abus Syeikh).

Rasulullah SAW juga menyatakan, "Ilmu itu merupakan perbendaharaan, sedangkan kuncinya adalah bertanya, karena itu bertanyalah kalian, semoga Allah melimpahkan rahmat kepada kalian. Sehubungan dengan masalah ini ada empat orang yang diberi pahala, yaitu: orang yang bertanya, orang yang mengajarkan ilmu, orang yang mendengarkan ilmu, dan orang yang mencintai ketiga-tiganya." (HR. Imam Abu Na’im melalui Sayyidina Ali RA).

Orang yang aktif belajar dan mengajar ilmu agama atau ilmu syariat itu lantas mengamalkannya, akan dimuliakan oleh Allah baik saat hidup di dunia lebih-lebih di akhirat. Para penggiat ilmu agama itu, jika sudah sampai pada batas maqam atau kedudukan tertentu, maka mereka dijuluki sebagai ulama pewaris para nabi.

Berapa banyak di antara para ulama yang mendapatkan kedudukan sangat terhormat, baik saat mereka hidup di tengah masyarakat, bahkan saat Allah memanggilnya untuk menghadap, maka iring-iringan jenazah ulama pun sering kali didapati bertumpah ruah oleh ribuan umat Islam, bahkan banyak di antara para pelayat itu datang dari berbagai kota yang cukup jauh.

Kelak di akhirat, para pengemban ilmu agama itu juga akan dimuliakan oleh Allah serta para malaikat-Nya, di antaranya dengan menempatkan para ulama itu di tempat yang sangat tinggi di dalam surga yang dijanjikan.

Para penggiat ilmu agama yang bertujuan murni karena Allah, termasuk demi mempersiapkan diri untuk meraih kehidupan mulia di akhirat, maka Allah akan mengirim kebutuhan duniawinya dari banyak hal, bahkan dari peristiwa yang tidak pernah disangka-sangka sebelumnya.

Ya Allah, berilah taufik pada kami untuk mudah melakukan ketaatan dan menjauhi maksiat serta berilah hidayah pada kami untuk giat bertaubat.

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ

Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot, wa tarkal munkaroot. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan berbagai kebajikan dan meninggalkan berbagai kemungkaran.
Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *