Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran Islam lebih dalam. Membina silaturahmi terhadap semua elemen umat Islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia Islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan Islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rasulullah SAW sebagai hasil dari aktivitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya Islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Allah Tidak Pernah Salah Memilihmu, Jika Tanggung Jawab Itu Ada di Bahumu Berarti Kamu Mampu


Ilustrasi seseorang menghadapi tanggung jawab berat dan tetap percaya mampu melewatinya

Pernah nggak kamu berada di posisi yang membuatmu berpikir, “Kenapa harus aku?”

Kenapa harus aku yang menghadapi masalah ini? Kenapa aku yang harus memikul tanggung jawab sebesar ini? Kenapa seolah-olah hidup memberikan beban yang datangnya bertubi-tubi?

Kalau sedang lelah, pertanyaan seperti itu sangat manusiawi.

Tapi mungkin ada satu cara pandang yang perlu kita ubah: jangan selalu melihat tanggung jawab sebagai tanda bahwa hidup sedang memberatkanmu.

Bisa jadi, tanggung jawab yang sedang berada di pundakmu adalah bagian dari proses yang membuatmu tumbuh menjadi seseorang yang lebih kuat.

Kalimat yang sering kita dengar berbunyi:

“Allah tidak pernah menaruh tanggung jawab di bahu yang salah. Jika kamu terpilih, berarti kamu yang mampu.”

Kalimat ini memang bukan kutipan langsung dari Al-Qur'an. Namun, pesannya sering dikaitkan dengan makna QS. Al-Baqarah ayat 286, bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Kalau Tanggung Jawab Itu Datang Kepadamu, Jangan Langsung Merasa Tidak Mampu

Kadang kita melihat sebuah masalah dari ukurannya, bukan dari kemampuan yang sedang Allah bentuk dalam diri kita.

Ketika tanggung jawabnya besar, kita langsung merasa kecil.

Ketika masalahnya rumit, kita langsung berpikir bahwa kita tidak akan sanggup.

Padahal bisa jadi kita belum tahu seberapa kuat diri kita sebelum benar-benar melewati proses tersebut.

Seperti seseorang yang tidak pernah tahu seberapa jauh ia bisa berlari sampai akhirnya mencoba berlari lebih jauh dari biasanya.

Kemampuan sering kali baru terlihat setelah kita berani menjalani prosesnya.

Allah Tidak Membebani di Luar Kesanggupan

QS. Al-Baqarah ayat 286 memberikan pengingat yang sangat menenangkan:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”

Ayat ini bukan berarti hidup seorang manusia akan selalu mudah.

Justru kita tetap akan menghadapi ujian, kehilangan, tekanan, kegagalan, dan berbagai keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan.

Namun, ayat tersebut mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah hanya karena keadaan terasa berat.

Berat bukan berarti mustahil.

Sulit bukan berarti kamu tidak mampu.

Dan lelah bukan berarti kamu harus berhenti.

Mungkin Kamu Sedang Berada di Fase yang Membentukmu

Ada orang yang menjadi lebih sabar setelah melewati masalah.

Ada yang menjadi lebih mandiri setelah kehilangan tempat bergantung.

Ada yang akhirnya menemukan kemampuan terbaiknya setelah dipaksa keluar dari zona nyaman.

Dan ada pula yang baru menyadari betapa kuat dirinya setelah berhasil melewati masa yang sebelumnya ia pikir tidak akan sanggup dijalani.

Jadi kalau sekarang kamu sedang berada dalam fase sulit, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa hidup sedang menghancurkanmu.

Bisa jadi hidup sedang membentukmu.

Jangan Bandingkan Bebanmu dengan Beban Orang Lain

Salah satu hal yang sering membuat kita semakin lelah adalah membandingkan kehidupan sendiri dengan kehidupan orang lain.

Kita melihat orang lain tampak bahagia.

Kita melihat pekerjaan mereka berjalan lancar.

Kita melihat mereka mendapatkan apa yang kita inginkan.

Lalu kita bertanya:

“Kenapa hidupku tidak seperti mereka?”

Padahal kita hanya melihat bagian yang terlihat.

Kita tidak tahu perjuangan yang mereka sembunyikan.

Begitu juga sebaliknya. Orang lain mungkin melihat hidupmu dan menganggap kamu kuat, padahal hanya kamu yang tahu berapa banyak air mata yang sudah kamu tahan.

Setiap orang punya ujian dan perjalanan masing-masing.

Kalau Terpilih, Jangan Takut untuk Belajar

“Kalau aku memang mampu, kenapa aku masih sering takut?”

Jawabannya sederhana: mampu bukan berarti tidak pernah takut.

Mampu berarti tetap mencoba meskipun takut.

Mampu berarti mau belajar ketika belum tahu.

Mampu berarti berani meminta bantuan ketika memang membutuhkan pertolongan.

Mampu berarti jatuh, kemudian mencoba bangkit lagi.

Jadi jangan menunggu sampai merasa benar-benar siap untuk mulai menjalani tanggung jawabmu.

Karena terkadang, rasa siap justru muncul setelah kita mulai melangkah.

Tidak Harus Sempurna untuk Bisa Menjalankan Amanah

Kamu tidak harus menjadi manusia yang sempurna untuk menjalankan sebuah tanggung jawab.

Kamu boleh melakukan kesalahan.

Kamu boleh merasa lelah.

Kamu boleh menangis.

Kamu bahkan boleh berkata, “Aku butuh bantuan.”

Yang penting jangan berhenti belajar dan jangan berhenti berusaha memperbaiki diri.

Karena sebuah tanggung jawab bukan hanya tentang hasil akhirnya.

Proses menjalaninya juga bisa menjadi bagian dari pendidikan hidupmu.

Kalau Hari Ini Terasa Berat, Jalani Satu Per Satu

Kamu tidak harus menyelesaikan seluruh masalah hidup dalam satu hari.

Kalau masalahnya terlalu besar, pecah menjadi langkah-langkah kecil.

  • Kerjakan apa yang bisa dikerjakan hari ini.
  • Berhenti sejenak ketika tubuh dan pikiran benar-benar lelah.
  • Berdoa ketika hati mulai kehilangan arah.
  • Belajar ketika ada sesuatu yang belum kamu pahami.
  • Mintalah bantuan ketika memang tidak bisa berjalan sendirian.
  • Jangan menyerah hanya karena hasil belum terlihat.

Tidak masalah kalau langkahmu hari ini kecil.

Yang penting kamu masih bergerak.

Mungkin Suatu Hari Nanti Kamu Akan Mengerti

Ada kemungkinan suatu hari nanti kamu melihat kembali masa sulit yang sedang kamu jalani sekarang.

Lalu kamu tersenyum dan berkata:

“Ternyata aku bisa melewatinya.”

Padahal dulu kamu sempat berpikir tidak akan mampu.

Dulu kamu merasa terlalu berat.

Dulu kamu ingin menyerah.

Tapi ternyata kamu sampai juga di titik itu.

Dan mungkin saat itulah kamu menyadari bahwa proses tersebut telah membuatmu menjadi pribadi yang jauh lebih kuat daripada sebelumnya.

Jangan Takut dengan Amanah yang Sedang Kamu Jalani

Kalau hari ini ada tanggung jawab besar di pundakmu, jangan langsung melihatnya sebagai hukuman.

Berhenti sejenak.

Tarik napas.

Berdoa.

Lalu kerjakan satu per satu.

Ingat bahwa kamu tidak harus mengetahui seluruh jalan untuk bisa mengambil langkah pertama.

Kamu hanya perlu percaya bahwa setiap langkah yang baik layak diperjuangkan.

Untuk Kamu yang Sedang Berkata “Aku Tidak Mampu”

Kalau sekarang kamu sedang berada di titik itu, mungkin kalimat ini perlu kamu baca sekali lagi:

“Allah tidak pernah menaruh tanggung jawab di bahu yang salah. Jika kamu terpilih, berarti kamu yang mampu.”

Jadikan kalimat tersebut sebagai pengingat, bukan sebagai alasan untuk memaksakan diri tanpa batas.

Berusaha bukan berarti harus sendirian.

Kuat bukan berarti tidak boleh menangis.

Sabar bukan berarti tidak boleh meminta pertolongan.

Dan tawakal bukan berarti berhenti berusaha.

Teruslah ikhtiar, terus belajar, terus berdoa, dan percayakan hasil akhirnya kepada Allah.

Kesimpulan

Tidak semua tanggung jawab yang datang dalam hidup terasa menyenangkan.

Ada yang membuat kita takut. Ada yang membuat kita lelah. Bahkan ada yang membuat kita bertanya apakah kita benar-benar sanggup menjalaninya.

Namun, jangan buru-buru meremehkan kemampuan dirimu sendiri.

QS. Al-Baqarah ayat 286 mengingatkan bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Maka ketika hari ini kamu sedang menghadapi sesuatu yang berat, jangan langsung berkata “Aku tidak mampu.”

Cobalah berkata:

“Aku mungkin belum tahu bagaimana caranya, tapi aku akan belajar dan berusaha melewatinya.”

Karena mungkin, kemampuan yang selama ini kamu cari ternyata sedang tumbuh dari tanggung jawab yang sedang kamu jalani hari ini.

Jangan menyerah. Bisa jadi kamu sedang dipersiapkan untuk menjadi lebih kuat dari yang kamu kira.





Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *