Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran Islam lebih dalam. Membina silaturahmi terhadap semua elemen umat Islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia Islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan Islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rasulullah SAW sebagai hasil dari aktivitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya Islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Maulid Agung Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hawi Condet 11–12 September 2026, Jangan Lewatkan!


Maulid Agung Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hawi Condet September 2026

Ada momen yang rasanya sayang kalau hanya kita lewatkan begitu saja.

Bukan karena acaranya harus mewah atau tempatnya harus jauh. Tetapi karena ada kesempatan untuk bershalawat, berkumpul dalam majelis, mengenang Rasulullah SAW, dan kembali mengingat akhlak beliau di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari.

Kabar baiknya, keluarga besar Al Hawi Condet akan menggelar Maulid Agung Nabi Muhammad SAW pada Jumat hingga Sabtu, 11–12 September 2026, bertempat di Masjid Al Hawi, Condet, Jakarta Timur.

Berdasarkan informasi pada poster acara, rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan Burdah Almadih pada Jumat malam dan dilanjutkan dengan pembacaan Maulid pada Sabtu pagi.

Kalau kamu berada di Jakarta Timur atau wilayah Jabodetabek dan sedang mencari kesempatan untuk menghadiri majelis Maulid, acara ini bisa menjadi salah satu agenda yang patut dipertimbangkan.

Jadwal Maulid Agung Nabi Muhammad SAW Al Hawi Condet

Rangkaian kegiatan dalam poster terbagi menjadi dua agenda utama.

Hari & Tanggal Kegiatan Waktu
Jumat, 11 September 2026 Pembacaan Burdah Almadih Ba'da Maghrib berjamaah – selesai
Sabtu, 12 September 2026 Pembacaan Maulid Pukul 08.00 WIB – selesai

Lokasinya di Mana?

Acara berlangsung di:

Masjid Al Hawi
Condet – Jakarta Timur

Pada poster juga tercantum informasi “Live at Masjid Al Hawi Condet – Jakarta Timur” serta keterangan siaran eksklusif melalui Nabawi TV.

Untuk kamu yang ingin hadir langsung, sebaiknya persiapkan perjalanan dari lebih awal. Terlebih jika ingin mendapatkan tempat yang nyaman dan tidak terburu-buru ketika mengikuti rangkaian acara.

Bukan Sekadar Datang ke Acara Maulid

Maulid Nabi jangan hanya dipandang sebagai agenda untuk berkumpul.

Ada sesuatu yang jauh lebih penting untuk kita bawa pulang: rasa cinta kepada Rasulullah SAW dan keinginan untuk meneladani akhlak beliau.

Di tengah kehidupan yang semakin ramai, media sosial yang tidak pernah berhenti, pekerjaan yang menumpuk, dan berbagai persoalan pribadi, terkadang hati memang membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak.

Duduk dalam majelis, mendengarkan pembacaan Maulid, memperbanyak shalawat, dan mengingat perjalanan Rasulullah SAW bisa menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi.

Bukan hanya bertanya:

“Seberapa banyak aku mengetahui tentang Rasulullah?”

Tetapi juga:

“Sudah sejauh mana aku berusaha meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari?”

Pesan Utama dari Maulid: Meneladani Akhlak Rasulullah

Pada poster acara terdapat pesan:

“Mari kita teladani akhlak Rasulullah SAW untuk meraih keberkahan di dunia dan akhirat.”

Pesan tersebut terasa sangat relevan untuk kehidupan kita sekarang.

Sebab mencintai Rasulullah SAW bukan hanya tentang mengucapkan cinta dengan lisan. Ada bagian yang lebih sulit, yaitu berusaha membawa akhlak beliau ke dalam perilaku kita sehari-hari.

Bagaimana cara kita berbicara kepada orang tua?

Bagaimana kita memperlakukan pasangan, keluarga, tetangga, teman, dan orang yang berbeda pendapat dengan kita?

Bagaimana sikap kita ketika mendapatkan ujian?

Bagaimana kita bersikap ketika mendapatkan pujian?

Semua itu menjadi ruang bagi kita untuk belajar meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Jangan Hanya Ramai di Majelis, Tapi Sepi dalam Perubahan

Datang ke majelis tentu merupakan hal yang baik.

Tetapi akan lebih indah jika setelah pulang dari majelis, ada sesuatu yang berubah dalam diri kita.

Misalnya yang sebelumnya mudah marah mulai belajar menahan diri.

Yang sebelumnya mudah menyakiti orang lain mulai belajar menjaga ucapan.

Yang sebelumnya terlalu sibuk mengejar dunia mulai kembali mengingat tujuan akhirat.

Yang sebelumnya jauh dari shalawat mulai membiasakan diri memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Itulah salah satu cara menjadikan momentum Maulid bukan sekadar acara tahunan, tetapi menjadi pengingat untuk memperbaiki kehidupan sepanjang tahun.

Kalau Tidak Bisa Menghadiri, Tetap Bisa Mengambil Hikmahnya

Tidak semua orang mungkin bisa hadir langsung di Condet.

Ada yang bekerja, memiliki urusan keluarga, berada di luar kota, atau mempunyai kondisi tertentu yang membuatnya tidak dapat datang ke lokasi.

Namun jangan sampai keterbatasan tersebut membuat kita kehilangan semangat untuk memperbanyak shalawat dan mempelajari keteladanan Rasulullah SAW.

Jika tersedia siaran langsung sesuai informasi penyelenggara, kita juga dapat mengikuti dari tempat masing-masing.

Yang terpenting bukan sekadar di mana kita berada, tetapi bagaimana hati kita ketika mengingat Rasulullah SAW.

Datang dengan Niat yang Baik

Kalau kamu berencana menghadiri Maulid Agung di Masjid Al Hawi, ada beberapa hal sederhana yang bisa dipersiapkan.

  • Datang lebih awal agar lebih nyaman.
  • Gunakan pakaian muslim yang sopan dan rapi.
  • Bawa perlengkapan ibadah yang diperlukan.
  • Jaga kebersihan masjid dan lingkungan sekitar.
  • Ikuti arahan panitia selama acara berlangsung.
  • Jaga ketertiban agar jamaah lain juga merasa nyaman.
  • Niatkan kehadiran untuk beribadah, bershalawat, menuntut ilmu, dan mempererat silaturahmi.

Hal-hal sederhana seperti ini justru membantu menciptakan suasana majelis yang nyaman dan penuh keberkahan.

Momentum untuk Memperkuat Cinta kepada Rasulullah SAW

Kita mungkin tidak pernah bertemu langsung dengan Rasulullah SAW.

Tetapi umat Islam mengenal beliau melalui sejarah, hadits, shalawat, kisah kehidupan, dan keteladanan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Karena itu, majelis Maulid dapat menjadi salah satu cara untuk kembali menghidupkan rasa cinta tersebut.

Kalau selama ini kita terlalu sibuk dengan urusan dunia, mungkin ini waktunya berhenti sebentar.

Kalau hati sedang terasa jauh dari Allah, mungkin ini waktunya kembali mendekat.

Kalau kita sedang kehilangan arah, mungkin kisah kehidupan Rasulullah SAW bisa menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju kebaikan memang membutuhkan kesabaran, keteguhan, dan akhlak yang baik.

Dan kalau selama ini kita merasa sudah cukup baik, majelis seperti ini juga dapat menjadi kesempatan untuk kembali bercermin.

Apakah akhlak kita sudah semakin dekat dengan akhlak yang diajarkan Rasulullah SAW?

Jangan Lewatkan Jumat–Sabtu Ini

Jadi, bagi masyarakat yang berada di sekitar Jakarta dan Jabodetabek, khususnya yang ingin menghadiri majelis Maulid, catat jadwalnya:

MAULID AGUNG NABI MUHAMMAD SAW

📅 Jumat, 11 September 2026
Pembacaan Burdah Almadih
Ba'da Maghrib berjamaah – selesai

📅 Sabtu, 12 September 2026
Pembacaan Maulid
Pukul 08.00 WIB – selesai

📍 Masjid Al Hawi, Condet – Jakarta Timur

Jadwal Maulid di kawasan Jabodetabek juga mencatat agenda Masjid Kramat Al-Hawi, Condet, pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 08.00 WIB. 0

Kalau kamu ingin melihat lebih banyak agenda Maulid lainnya di wilayah Jabodetabek, kamu juga bisa melihat jadwal Tabligh Maulid Agung Nabi Muhammad SAW 1448 H Jabodetabek 2026 agar bisa memilih majelis yang paling memungkinkan untuk kamu datangi.

Semoga Pulang Membawa Perubahan

Pada akhirnya, tujuan menghadiri Maulid bukan hanya supaya kita bisa mengatakan bahwa kita pernah hadir di sebuah majelis.

Yang jauh lebih indah adalah ketika kita pulang membawa hati yang lebih lembut, shalawat yang lebih banyak, rasa cinta kepada Rasulullah yang semakin kuat, dan tekad untuk memperbaiki akhlak.

Semoga Maulid Agung Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hawi Condet menjadi majelis yang membawa keberkahan bagi seluruh jamaah yang hadir.

Semoga setiap langkah menuju majelis dicatat sebagai kebaikan, setiap shalawat menjadi sebab bertambahnya kecintaan kepada Rasulullah SAW, dan setiap ilmu yang didapat dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dan semoga kita tidak hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga terus berusaha menghidupkan sunnah dan akhlak beliau dalam kehidupan kita.

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala ali Sayyidina Muhammad.





Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *