Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Nasehat Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf Saat Burdah



PEMUDANURULMUSTHOFA.ORG Kutipan nasihat Habibana Hasan bin Jafar Assegaf. dalam burdah di istana segaf (15/11/2016).

Ilmu terbagi menjadi 3:
  • Pertama, Ilmu Tauhid.
  • Kedua, Ilmu Syariat.
  • Ketiga, Ilmu Tasawuf
1. Ilmu Tauhid

Semua dari Allah swt akan kembali kepada Allah swt. Maksudnya apa yang kita miliki akan kembali kepada sang pemilik yaitu Allah swt. Dan semua yang ada didunia ini akan mati, Malaikat akan mati, Malaikat pencabut nyawa akan mati, apalagi kita sebagai manusia yang lemah.

Manusia lemah? iya, lihat diri kita kadang lupa semakin tua umur kita semakin berkurang ingatan kita (lupa). Mendekati kematian kita, kita akan pikun (pelupa) artinya kita lemah dan akan kembali kepada Allah swt.

Tauhid itu meyakinkan bahwa Allah swt itu ada. Bahwa Allah swt melihat kita, menyaksikan kita, tidak pernah lengah untuk memantau kita. Jika perhatiaanya manusia ada kelemahannya.. tapi Allah swt tidak ada kelemahannya.

2. Ilmu Syariat

Ilmu Syariat adalah  Sholat, Puasa, Zakat, Haji.
Hukum-hukum: Haram. Makruh. Mubah. Halal.

Ilmu ini adalah bukti bahwa kita cinta kepada Nabi Muhammad saw . Nabi saw saja sholat sampai kakinya bengkak. bukan hanya itu, Beliau SAW setiap hari beristigfar 100 kali. Padahal Nabi saw tidak pernah bengkak. Kita tidak bisa seperti ibadahnya Nabi saw, Setidaknya kita jangan tinggalkan sholat 5 waktu.

3. Ilmu Tasawuf

Ilmu ini adalah ilmu hati.
Ilmu ini adalah ilmunya para wali.

Ilmu yg di dalamnya adalah hikmah-hikmah yang tidak tergantung kepada hal-hal duniawi. Ilmu ini tidak akan kamu pernah dapat kecuali kamu kuatkan hati supaya tidak ada penyakit hati di dalamnya.

Hati yang baiklah yang menjadilan kekuatan dan kamu mendapatkan ilmu tasawuf. Orang yang mempunyai ilmu tasawuf ketika sholatnya yang terbayang di mata beliau adalah Allah dan Nabi Muhammad saw. Seperti al Imam Ali bin Muhammad al-habsy. Kamu tidak akan pernah mendapat ilmu tasawuf dan syareat kecuali kamu sudah mendapatkan ilmu tauhid. Maka yakinkan dulu diri kamu bahwa yang hebat hanyalah Allah. Dan jangan pernah meragukan sedikitpun. Baru kamu akan nikmat sholatmu dan nikmat ibadahmu yg lain.

Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *