Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Adab Pelajar dan Pengajar dalam Kitab Lubabul Ihya Ulumuddin | Majlis Malam Senin


Adab Pelajar Dan Pengajar dalam Kitab Lubabul Ihya Ulumuddin | Majlis Malam Senin

TENTANG ADAB PELAJAR dan PENGAJAR .
Adapun pelajar, maka adab kesopanan dan tugasnya itu adalah banyak, Tetapi perinciannya adalah tersusun dalam 7 jumlah:
Tugas pertama : mendahulukan kesucian bathin dari sifat-sifat tercela. Bersabda Nabi saw. :
(Buniyaddiinu 'alannadhaafah). Artinya : "Ditegakkan agama atas kebersihan".

Bukanlah yang dimaksud dengan kebersihan itu didalam pakaian akan tetapi adalah di dalam hati. Dan yang menunjukkan akan hal tersebut adalah firman Allah Ta'ala :
(Innamal musyrikuuna najasun). Artinya :
"Sesungguhnya orang musyrik itu najis". (S. Al-Baraah, ayat 28). 

Firman Tuhan itu adalah memberitahukan kepada akal pikiran kita, bahwa kesucian dan kenajisan, tidaklah ditujukan kepada pakaian. Maka selama bathin nya tidak bersih dari ke kotoran-kotoran maka tidak akan menerima ilmu yang bermanfaat didalam agama bahkan tidak akan terang dengan cahaya lentera ilmu. 

Berkata Ibnu Mas'ud ra. : "Tidaklah. ilmu dengan banyak riwayat cerita, tetapi ilmu adalah nur cahaya Tuhan yang ditempatkan di dalam dada hati sanubari".
berkata sebagian ulama muhaqqiqin, bahwa arti perkataan mereka : "Dahulu Kami pelajari ilmu bukan karena Allah, maka seganlah ilmu itu selain harus ikhlas karena Allah", bahwa ilmu itu segan dan tak mau kepada kami. Maka tidak terbukalah hakikatnya kepada kami. Hanya yang ada bagi kami, ialah ceriteranya dan sekedar lafadz kata-katanya saja.

Tugas kedua : seorang pelajar itu' hendaklah mengurangkan hubungannya dengan urusan duniawi, menjauhkan diri dari kaum keluarga dan kampung halaman. Sebab segala hubungan itu mempengaruhi dan memalingkan hati kepada yang lain selain ilmu.
(Maa ja'alailaahu Lirajulin min qalbaini fii jaufih). Artinya: "Allah tidak menjadikan bagi seorang manusia dua hati dalam rongga tubuhnya ( S
Ai _Ahzab , ayat 4)
Dari telah dikatakan : ilmu itu tidak menyerahkan kepadamu sebagian dari padanya sebelum kamu menyerahkan kepadanya seluruh jiwa ragamu.

Tugas ketiga: seorang pelajar itu jangan menyombong dengan ilmunya dan jangan menggurui/menentang gurunya. Tetapi menyerahkan seluruh pilihan nya kepada sang guru dengan keyakinan kepada segala nasehatnya, sebagaimana seorang sakit yang sudah parah lumpuh tidak bisa bergerak lagi menyerahkan & yakin kepada dokter yang ahli berpengalaman dalam mengobati penyakitnya. 

Diceritakan: "Pada suatu hari Zaid bin Tsabit bershalat janazah. Sesudah shalat itu selesai, lalu aku dekatkan baghalnya (nama hewan, lebih kecil dari kuda lebih besar dari keledai) untuk dikendarainya. Maka datang Ibnu Abbas membawa dengan tangannya sendiri tali kekang kendali kendaraannya Zaid. Maka berkata Zaid : "Tak usah wahai anak paman Rasulullak saw." 

Berkata Ibnu Abbas : "Beginilah kami disuruh berbuat terhadap para 'alim ulama dan orang-orang besar". Lalu Zaid bin Tsabit mencium tangan Ibnu Abbas seraya berkata : "Beginilah kami disuruh berbuat terhadap keluarga Nabi kami Muhammad saw."

Bersabda Nabi saw. : (Laisa min akhlaaqil mu'minit tamalluqu illaa fii thalabil ilrai).
Artinya: "Tidaklah sebahagian dari budi pekerti seorang mu'min merendahkan diri, selain dalam menuntut ilmu".

Dan telah dikatakan bahwa ilmu itu tidak akan mendatangi pemuda yang sombong merasa tinggi sebagaimana air banjir tidak akan bisa mendatangi tempat yang tinggi.


Share Artikel:

jadwal
============================

Keyword:
# Kitab Lubabul Ihya Ulumuddin
# Majlis Basaudan Nurul Musthofa
# Majlis Nurul Musthofa
# Adab Pelajar dan Pengajar






loading...

Bantu kami dalam pengembangan website ini dengan    atau dengan

Subscribe to receive free email updates:

Contact Form

Name

Email *

Message *