Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Kalau Ingin Dekat Dengan Nabi di Surga, Ya Mesti Dekat Dengan Nabi Di Sini



Tak semua orang masuk syurga kedudukannya dekat dengan Nabi ﷺ, walaupun dia masuk syurga…

Oleh sebab itu, baginda Rasulullah ﷺ bersabda: “Orang yang paling dekat dengan aku nanti di hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya.”

Semakin baik akhlak, semakin menempatkan orang itu dekat dengan Nabi ﷺ.

Berarti kedudukan orang di syurga yang dekat dengan Nabi ﷺ lebih baik daripada kedudukan orang di syurga yang tidak sedekat dengan orang yang dekat dengan Nabi ﷺ.

Kalau tidak untuk apa Nabi ﷺ ‘menawarkan’ - “Orang yang paling dekat dengan aku nanti di hari kiamat“, kalau bukan adanya kedudukan mulia dekatnya dengan baginda Rasulullah ﷺ…

Kenapa tidak dikatakan - “Orang yang tinggi kedudukannya di syurga adalah orang yang baik akhlaknya”, tapi dikatakan “Orang yang paling dekat dengan aku… “ kata Nabi ﷺ.

Kalau ingin dekat dengan beliau di sana, ya mesti dekat dengan beliau di sini.

Mana bisa mau dekat di sana dengan Nabi ﷺ tapi di sini sirahnya tak dibaca, selawatnya tak diingat, akhlaknya diabaikan, sunnahnya tak dipedulikan, lalu ingin masuk syurga ingin dekat dengan baginda Rasulullah ﷺ? 

Mana boleh… fahimtum?
Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *