Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Trik Supaya Doa Kamu Cepat Diijabah



Bahwasanya saya menemukan seseorang yang baik dan dermawan yaitu guru kita Habib Hasan bin Ja'far, Habib Abdillah, Habib Ghasim dan tidak lupa kepada Habib Musthofa bin Ja'far. Habib Musthofa ini adalah orang yang sangat baik, orangnya sangat rendah hati, semoga Habib Musthofa diberikan rahmat oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan keluarga besar Habib Hasan bin Ja'far beserta saudara-saudaranya agar senantiasa dirahmati dan dijaga oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, aaamiiin.

Pada tahun lalu saya datang ke Masjid Nurul Musthofa Center dan langsung disambut oleh Habib Musthofa bin Ja'far Assegaf. Habib Musthofa adalah sosok orang yang sangat baik, orang yang sangat rendah hati, akhlaknya sangat luar biasa sehingga saya merasakan sekali ketika mendengar kabar wafatnya beliau maka saya berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala semoga senantiasa Allah merahmati beliau dan menjaga semua anak-anaknya dan saudara-saudaranya yang masih ada diberikan keberkahan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Saya sampai tidak melupakan sosok Habib Musthofa bin Ja'far Assegaf ini adalah orang yang baik dan kebaikan beliau tidak perlu diragukan. Saya memuji bukan semata-mata karena memang dirinya baik. 

Saya doakan Habib Musthofa di malam pertama di bulan Rajab bulan maghfirohnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar beliau diampuni segala dosanya oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala diberikan rahmat kasih sayang oleh Allah sehingga dapat berjumpa dan berkumpul dengan datuknya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam.

Dan di malam yang penuh keberkahan ini di awal bulan Rajab saya meminta agar kita semua bersama Habib Musthofa bin Ja'far kumpul kelak bersama baginda Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam dalam keadaan Rasulullah ridho kepada kita semua.

Diriwayatkan dalam salah satu hadits bernama Baihaqi, bahwasanya Allah Subhanahu wa ta'ala itu mengijabah atau mengabulkan doa di lima malam dan alhamdulilah kita berketepatan dari salah satu malam dari lima malam tersebut yaitu malam pertama di bulan Rajab, malam Nisfu Sya'ban, malam Idul Fitri, malam Idul Adha dan malam Jum'at. 

Dipertemuan kita pada malam hari ini dan kita berketepatan dengan malam pertama di bulan Rajab, saya meminta kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar kita semua diberikan ampunan oleh Allah, diberikan keberkahan, diberikan rahmat dan kasih sayang sehingga nanti ketika meninggal dunia berjumpa dengan Allah dengan keadaan ridho kepada kita.

Diriwayatkan dari sahabat Nabi SAW, Sayyidina Salman Alfarisi Ra bahwasanya Sayyidina Ali Karamallah hu wajha, beliau mengkhususkan empat malam beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala beri'tikaf di masjid meminta kepada Allah karena pada malam itu adalah malam yang penuh dengan keberkahan. Malam yang diijabah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala, malam yang penuh dengan bersyukur, malam dimana empat malam yang dikhususkan oleh Sayyidina Ali Karamallah hu wajha adalah malam pertama di bulan rajab dan yang kedua adalah malam pertengahan bulan Sya'ban, yang ketiga dan keempat adalah malam Idul Fitri dan Idul Adha.

Ini adalah salah satu kesempatan yang sangat luar biasa untuk kita berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala karena bulan ini adalah bulan yang penuh keberkahan yang sebentar lagi akan masuk bulan Ramadhan. Imam Thabrani meriwayatkan bahwa Nabi SAW selalu berdoa ketika masuk di bulan Rajab, Nabi SAW berdoa meminta keberkahan dengan doanya, 

"Allahhumma Bariklana Fii Rajab Wa Sya'ban Wa Balighna Ramadhan"

Artinya: "Ya Allah berkahi kepada kami di bulan Rajab, bulan Sya'ban dan sampaikan kami kepada bulan Ramadhan."

Orang-orang sholeh terdahulu mereka kalau masuk malam pertama bulan Rajab mengkhususkan dengan beribadah kepada Allah, mendekatkan diri kepada Allah, beristighfar kepada Allah Subhanahu wa ta'ala karena tidak diragukan lagi kita memiliki tuhan yang sangat baik, penuh dengan ampunan, sehingga siapa yang meminta ampunan kepada Allah niscaya Allah akan mengampuninya, barangsiapa yang menghadap Allah pada malam ini niscaya Allah akan menghadap dengan penuh rahmat dan kasih sayangnya.

Maka perbanyaklah oleh kalian semua agar kita senantiasa berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Memohon dengan sangat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, kembali kepada Allah dengan beristighfar karena Allah Subhanahu wa ta'ala itu sangat dekat sekali kepada orang yang meminta kepada Allah dan kepada orang yang senantiasa bermunajat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Kedekatan Allah bersama hambanya pernah diriwayatkan dari Hadist Nabi SAW, bahwa ada badui laki-laki, orang arab, bangsa arab, dia datang menemui Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam dia bertanya tentang perihal tuhannya.

"Ya Rasulullah, apakah tuhan kita dekat?" maksud dekat disini kita tidak perlu berteriak kenceng karena dekat. 

"Apakah Allah Subhanahu wa ta'ala jauh sehingga kita harus menyeruh dengan mengangkat suara kita? "

Maka jawaban Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam,
Firman Allah SWT, "Apabila bertanya kamu wahai Rasul, Sesungguhnya AKU dekat dengan hamba-hamba Ku."

Ingat kalimat hamba-hamba Ku, maka tidak ada dikhususkan. Mau dia orang sholeh, orang yang takwa, orang yang deket sama Allah, orang yang tukang maksiat, orang yang berbuat dosa, orang yang jauh kepada Allah, Allah jamin semua itu adalah hamba-hamba Allah.

Dan luar biasa disebutkan, Saya menjawab kata Allah Subhanahu wa ta'ala dari hamba-hamba Ku yang banyak bentuknya. Mau yang deket, yang jauh, yang taat, yang dosa, semuanya kalau sudah berdoa dan memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala maka Allah akan mengabulkan doanya, permohonannya akan dikabulkan karena Tuhan kita begitu dekat.

Luar biasanya sampai ahli tafsir, orang-orang yang memiliki rasa kedekatan sama Allah Subhanahu wa ta'ala memperhatikan itu ayat karena rata-rata kalau ada orang yang bertanya kepada Rasulullah itu biasanya asbabun nuzulnya pasti di jawab Allah Subhanahu wa ta'ala melalui wahyunya. Kul, katakan kepadanya Ya Rasulullah seperti orang yang bertanya tadi setiap bertanya diawali dengan Kul, Kul, Kul, tapi beda di ayat ini.

Ditanya seseorang kedekatan hamba dengan Tuhannya langsung dijawab oleh Allah Subhanahu wa ta'ala tidak pakai Kul lagi.

"Maka sesungguhnya aku Allah Subhanahu wa ta'ala sangat dekat kepada hamba-hamba Ku"

Ini menunjukkan bahwa Allah ingin menunjukkan kepada hambanya kalau perihal kedekatan hambanya kepada Allah maka Allah begitu dekat sekali. 

Allah bukan hanya dalam ayat itu saja memotivasi kita untuk banyak berdoa dan memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala bahkan di ayat yang lain Allah bilang,

"Dan tuhanmu Allah Subhanahu wa ta'ala, minta, berdoa, memohon kepadaKu, Allah pasti menjawab doa-doa kalian" 

Maka kalau Allah yang sudah minta kepada kita untuk meminta dan berdoa kepada-Nya dimana di malam yang luar biasa ini minta semua dari lubuk hati kalian, dari nurani kalian, Ya Allah ampunilah dosa-dosa saya, ampuni dosa istri dan anak-anak saya, tutupi aib-aib saya, Ya Allah negeri kita sedang dilanda musibah, bala, bencana dan malapetaka dimana-mana agar semua dijaga oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Dan mintalah pada malam hari ini agar kita dimatikan dalam keadaan Husnul Khotimah.

Trik cara supaya berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala pada malam ini, perhatikan disepertiga malam terakhir itu doa yang diijabah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Dan usahakan berdoa ketika kita sedang sujud  karena Allah Subhanahu wa ta'ala dalam surat iqro berfirman kepada Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam, "Wahai Nabi Muhammad, jangan kamu perdulikan itu orang kafir. Dia mau mencaci engkau, mau menjelekkan engkau, tidak perlu dihiraukan. Sujudlah engkau wahai Nabi Muhammad kepada Allah dan mendekatlah di waktu sujud tersebut."

Karena di waktu seseorang sujud kepada Allah Subhanahu wa ta'ala adalah waktu yang diijabah, waktu seseorang dekat dengan Allah Subhanahu wa ta'ala seperti sabda Nabi SAW, "Kalau seorang hamba meletakan dahinya ditempat sujudnya dia minta kepada Allah bahwasanya dia dekat dengan Allah Subhanahu wa ta'ala." Apa yang diminta hamba tersebut ketika sujud di malam sepertiga terakhir maka pasti akan diijabah Allah Subhanahu wa ta'ala.

Saya berpesan minta ampunan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala di waktu sujud tersebut . Kalau bisa jangan minta ampunan buat diri sendiri, kerabat-kerabat kita doain juga agar mereka mendapatkan ampunan dari Allah Subhanahu wa ta'ala, saudara-saudara kita dari kaum muslimin wal muslimat mukminim mukminat agar semua mendapatkan ampunan Allah Subhanahu wa ta'ala pada malam ini.

Hadist Nabi SAW, "Kalau seorang hamba berdoa kepada Allah untuk saudaranya maka malaikat datang kepada hamba tersebut dna berdoa kepada Allah." Apa yang kamu minta tadi kepada saudaramu maka kamu didoakan malaikat agar mendapatkan ampunan seperti apa yang kamu minta untuk saudaramu.

Kalau berdoa jangan lupa baik sangka kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Kenapa baik sangka? ketika seorang sahabat Abdullah bin Mas'ud ketika ditantang ini loh sangkaan Allah Subhanahu wa ta'ala. Apa sangkaan kalian kepada Tuhan pencipta alam? 

Kalau Allah sudah bilang seperti itu, Saya bersumpah tidak ada seorang hamba menyangka sesuatu kepada tuhannya kecuali Allah memberikan sesuatu tersebut tergantung daripada sangkaannya. Sehingga Allah Subhanahu wa ta'ala berkata dalam hadist qudsi diriwayatkan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam,

"Saya, kata Allah Subhanahu wa ta'ala itu tergantung sangkaan hamba-Ku kepada-Ku"

Kalau sudah tergantung sangkaan hamba kepada-Ku, terserah kamu mau menyangka apa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Kalau kita menyangka Ya Allah saya doa pasti diijabah maka pasti diijabah sama Allah Subhanahu wa ta'ala.

Kita bareng-bareng doa kepada Allah agar dosa-dosa kita dihapus oleh Allah Subhanahu wa ta'ala, semoga cita-cita kita keinginan kita dinyatakan oleh Allah dengan keberkahan malam rajab. Aaamiiin.
Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *