Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Istiqomah Menjadikan Seseorang Menjadi Kekasih Nabi Muhammad Saw



Istiqomah
Istiqomah dapat menjadikan seseorang menjadi kekasih Nabi Muhammad Saw. Bahkan Istiqomah dapat menjadikan orang tersebut berdekatan dengan Allah Swt.

Kenapa beliau 'Al Habib Husein bin Abubakar Al Aydrus Ra' bisa menjadi seorang Wali?, menjadi seorang Alim?. Karena beliau tidak pernah meninggalkan sholat berjama'ah, beliau beristiqomah di dalam sholat berjama'ah dan bakti beliau kepada kedua orangtuanya. Beliau tidak pernah mengeluh untuk merawat orangtuanya, Sejak dari umur 15 tahun Allah Swt sudah menjadikan beliau seorang Wali.

Al Imam Al Qutub Al Habib Abdullah bin Muhsin Al Atthos Ra Shohibul Kramat Empang Bogor, Kenapa beliau di jadikan Wali Allah Swt? Selama beliau di Hadromaut menuntut ilmu bersama Al Habib Sholeh bin Abdullah Al Atthos (Guru Beliau) Beliau tidak pernah melepaskan wudhu. Setiap beliau batal, beliau langsung berwudhu kembali. Karena istiqomah beliau di dalam berwudhu Allah Ta'ala bukakan pintu ilmu bukan hanya pintu ilmu beliau mengabdi kepada gurunya Al Habib Sholeh bin Abdullah Al Atthos sampai beliau menjadi seorang Wali tidak pernah lepas lisannya yang di ajarkan oleh guru beliau.

Habib Sholeh: "Wahai Habib Abdullah bin Muhsin, Bila engkau ingin di sayang di cinta oleh ahli langit dan ahli bumi maka sebutlah nama kekasih Allah yaitu Nabi Besar Muhammad Saw."

Beliau amalkan dalam keluarga beliau sampai beliau di Indonesia dan sampai sekarang sudah hampir 85 tahun makam beliau di ziarahi oleh orang-orang.

Tidak hanya Habib Abdullah bin Muhsin Al Atthos Ra, Sunan Maulana Gunung Djati Cirebon Ra, Sunan Maulana Kalijaga Ra, Sunan Maulana Ampel Ra, Sunan Maulana Raden Fattah Ra, Sunan Maulana Raden Giri, dan Para Wali Songo. Kenapa beliau bisa melawan para penjajah Belanda? Bahkan Negeri Indonesia yang sebelumnya Hindu dengan keberkahan beliau negeri ini menjadi mayoritas Islam.

Karena beliau Istiqomah menegakan kalimat 'Laa ilaaha illallah' tidak pernah berubah walau di tawarkan oleh Belanda untuk di rubah bahkan seluruh penjajah ingin menghilangkan kalimat 'Laa ilaaha illallah Muhammaddur Rasulullah'.

Tapi beliau tidak ingin meninggalkan kalimat tersebut bahkan beliau ajarkan kalimat 'Laa ilaaha illallah Muhammaddur Rasulullah' sehingga rakyat Indonesia sampai sekarang Pancasila dengan sila pertama 'Ketuhanan Yang Maha Esa', Tandanya bahwa Indonesia mengakui 'Laa ilaaha illallah'. Istiqomahnya beliau menjadikan Indonesia menjadi mayoritas Islam.

Bagaimana dengan antum? ingin istiqomah di dalam kebaikan antum yang akan beruntung, Jika tidak istiqomah Allah Swt tidak rugi malah kita yang rugi jangan mengeluh jika di kasih susah sama Allah Swt karena sholat kita tidak istiqomah, Sholawat kita tidak istiqomah, Bakti kita kepada Orangtua dan Suami tidak istiqomah, Bakti kita kepada Allah Swt, Rasulullah Saw tidak istiqomah. Ngaji kita tidak istiqomah, inilah yang menjadikan kita susah karena kita tidak ingin istiqomah untuk dekat kepada Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw.

Dikutip: 
Kalam Al Habib Hasan bin Ja'far Assegaf, 
Jl. Buncit Raya  Jakarta, 22 Juli 2017.




Subscribe to receive free email updates:

Contact Form

Name

Email *

Message *