Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Kalau Doa Belum Dikabulkan, Mungkin Memang Belum Waktunya


Ilustrasi chibi tentang doa yang belum dikabulkan dan tetap percaya pada rencana Allah

Pernah nggak kamu sudah berdoa berkali-kali, berharap sesuatu segera terjadi, tetapi sampai sekarang belum juga dikabulkan?

Sudah berusaha. Sudah menunggu. Sudah meminta dalam doa. Tapi hasilnya masih sama.

Pada titik tertentu, kita mungkin mulai bertanya, “Kenapa Allah belum mengabulkan doaku?”

Padahal, bisa jadi jawabannya bukan karena Allah tidak mendengar. Bisa jadi, memang belum waktunya.

Tidak Semua yang Kita Inginkan Harus Datang Sekarang

Manusia biasanya ingin semuanya berjalan sesuai rencana. Kalau punya keinginan, kita ingin segera mendapatkannya. Kalau punya target, kita ingin cepat tercapai.

Kalau sedang berdoa untuk sesuatu, kita berharap jawabannya datang secepat mungkin.

Namun, kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang akan terjadi setelah mendapatkan sesuatu tersebut.

Mungkin menurut kita itu adalah hal terbaik. Tetapi Allah mengetahui sesuatu yang tidak kita ketahui.

Karena itu, ketika sebuah doa belum dikabulkan, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa doa kita sia-sia.

Mungkin waktunya memang belum tepat.

Bisa Jadi Penundaan Itu Justru Bentuk Perlindungan

Ada kalanya kita kecewa karena sesuatu yang kita inginkan tidak terjadi. Padahal, setelah waktu berjalan, kita baru menyadari:

“Oh, ternyata kalau waktu itu terjadi, mungkin aku akan menyesal.”

Sesuatu yang dulu kita perjuangkan mati-matian ternyata justru tidak baik untuk kita.

Seseorang yang dulu kita harapkan ternyata bukan orang yang tepat. Sebuah kesempatan yang dulu kita pikir harus didapat ternyata justru membawa kita ke arah yang tidak sesuai dengan kebaikan kita.

Dari sana kita belajar bahwa tidak semua yang tertunda adalah sesuatu yang buruk.

Kadang penundaan adalah cara Allah menyelamatkan kita dari sesuatu yang belum kita pahami.

Jangan Hanya Meminta Apa yang Kita Mau

Dalam berdoa, tentu tidak salah meminta sesuatu yang kita inginkan. Tetapi ada satu hal yang juga penting: belajar menerima jika jawaban Allah ternyata berbeda dari harapan kita.

Kita bisa berdoa:

“Ya Allah, kalau ini baik untukku, dekatkanlah. Kalau tidak baik, jauhkanlah dan berikan yang lebih baik.”

Doa seperti ini mengajarkan kita untuk tidak hanya percaya pada keinginan sendiri.

Kita juga belajar percaya kepada Allah.

Dan percaya bukan berarti berhenti berusaha. Justru kita tetap berusaha sebaik mungkin, sambil menyerahkan hasil akhirnya kepada-Nya.

Kalau Belum Dikabulkan, Jangan Berhenti Berdoa

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah berhenti berdoa karena merasa terlalu lama menunggu.

Padahal, mungkin justru masa menunggu itulah yang sedang membentuk diri kita.

Mungkin kita sedang diajarkan untuk lebih sabar. Mungkin sedang belajar menjadi lebih kuat. Mungkin sedang dipersiapkan untuk sesuatu yang lebih besar.

Atau mungkin kita sedang diarahkan ke jalan yang sama sekali tidak pernah kita bayangkan.

Jadi, jangan merasa doa yang belum terkabul berarti doa tersebut tidak didengar.

Teruslah berdoa. Teruslah berusaha. Teruslah percaya.

Tidak Semua Jawaban Datang dalam Bentuk “Ya”

Ada hal yang sering kita lupakan. Jawaban dari sebuah doa tidak selalu berbentuk:

“Ya, ini yang kamu minta.”

Terkadang jawabannya bisa berupa:

“Tunggu.”

Atau bahkan:

“Bukan ini, ada yang lebih baik.”

Kita mungkin hanya melihat apa yang ada di depan mata. Sementara Allah mengetahui perjalanan kita jauh lebih luas.

Karena itu, ketika sesuatu belum terjadi, jangan langsung menganggap hidup sedang berjalan buruk.

Bisa jadi kita sedang diarahkan menuju sesuatu yang lebih tepat.

Percayalah, Setiap Orang Punya Waktunya Sendiri

Jangan terlalu sering membandingkan hidup kita dengan orang lain.

Teman sudah menikah, kita belum. Orang lain sudah sukses, kita masih berjuang. Teman sudah mendapatkan pekerjaan impian, kita masih mengirim lamaran.

Orang lain terlihat hidupnya baik-baik saja, sementara kita merasa masih berada di tempat yang sama.

Tenang.

Setiap orang punya waktunya masing-masing.

Apa yang datang lebih dulu kepada orang lain belum tentu menjadi tanda bahwa kita tertinggal.

Bisa saja jalan kita memang berbeda. Yang perlu dilakukan adalah tetap berjalan.

Bukan berhenti hanya karena melihat orang lain sudah sampai lebih dulu.

Mungkin Allah Sedang Menyelamatkanmu

Ada sebuah kalimat sederhana yang memiliki makna cukup dalam:

“Kalau doa ane belum dikabulkan, mungkin bukan waktunya. Kalau akhirnya berbeda, mungkin Allah sedang menyelamatkan ane.”

Ada ketenangan ketika kita mulai melihat penundaan dari sudut pandang yang berbeda.

Bukan lagi:

“Kenapa doaku belum dikabulkan?”

Tetapi:

“Apa yang sedang Allah persiapkan dari penundaan ini?”

Pertanyaan kedua membuat kita lebih tenang. Kita tidak lagi hanya fokus pada apa yang belum kita dapatkan, tetapi mulai belajar melihat kemungkinan kebaikan di balik sesuatu yang belum terjadi.

Tetap Berusaha, Lalu Belajar Ikhlas

Percaya kepada Allah bukan berarti hanya duduk menunggu keajaiban.

Kalau ingin mendapatkan pekerjaan, tetaplah mencari. Kalau ingin mencapai cita-cita, tetaplah belajar. Kalau ingin memperbaiki kehidupan, tetaplah berusaha.

Kalau sedang berdoa untuk sesuatu, tetaplah mengetuk pintu-Nya.

Namun setelah semua usaha dilakukan, jangan lupa satu hal:

Serahkan hasilnya kepada Allah.

Sebab tugas kita adalah berusaha dan berdoa. Sedangkan bagaimana hasil akhirnya, biarlah Allah yang menentukan.

Penutup

Kalau hari ini ada doa yang belum dikabulkan, jangan langsung menyerah.

Mungkin bukan berarti Allah tidak mendengar. Mungkin memang belum waktunya.

Dan kalau suatu hari ternyata jawabannya berbeda dari apa yang kamu minta, jangan buru-buru kecewa.

Bisa jadi, sesuatu yang menurutmu adalah kehilangan ternyata merupakan perlindungan.

Bisa jadi, sesuatu yang kamu anggap kegagalan ternyata sedang mengarahkanmu ke jalan yang lebih baik.

Jadi, tetaplah berdoa, tetap berusaha, dan tetap percaya.

Karena kita tidak pernah tahu, mungkin di balik doa yang belum terkabul itu, Allah sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih baik daripada apa yang selama ini kita bayangkan.

Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *