Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Mau Tahu Sifat Asli Seseorang? Lihat Sikapnya Saat Keadaan Tak Lagi Sesuai Harapan


Cara mengetahui sifat asli seseorang saat menghadapi tekanan

Pernah merasa seseorang terlihat begitu baik ketika semuanya berjalan lancar, tetapi tiba-tiba berubah ketika menghadapi masalah?

Saat sedang mendapatkan apa yang diinginkan, dia ramah. Saat dipuji, dia rendah hati. Ketika keadaan menyenangkan, semuanya terlihat baik-baik saja.

Tapi coba perhatikan ketika keadaan mulai berbalik.

Ketika keinginannya tidak terpenuhi.
Ketika rencana gagal.
Ketika mendapat tekanan.
Atau ketika sesuatu tidak berjalan sesuai harapannya.

Di situlah karakter seseorang sering kali terlihat lebih jelas.

Bukan berarti seseorang yang sedang marah atau kecewa otomatis memiliki sifat buruk. Kita semua manusia dan tentu pernah kehilangan kesabaran. Namun, cara seseorang menghadapi tekanan bisa memberikan gambaran tentang bagaimana dirinya ketika tidak sedang berusaha tampil sempurna.

Jangan Hanya Menilai Seseorang Saat Semuanya Baik

Kita sering menilai orang dari bagaimana mereka memperlakukan kita ketika keadaan sedang nyaman.

Dia perhatian, berarti baik.

Dia murah hati, berarti tulus.

Dia selalu tersenyum, berarti sabar.

Padahal, kondisi nyaman belum tentu menjadi ujian yang sebenarnya.

Ketika seseorang tidak sedang menghadapi masalah, tentu lebih mudah untuk bersikap baik. Tidak banyak hal yang menguji emosi, kesabaran, maupun ego.

Karena itu, kalau ingin mengenal seseorang lebih dalam, jangan hanya melihat bagaimana dia bersikap ketika mendapatkan apa yang diinginkan.

Perhatikan juga bagaimana dia bersikap ketika mendapatkan sesuatu yang tidak dia sukai.

Di sana biasanya ada banyak hal yang bisa dipelajari.

Perhatikan Saat Keinginannya Tidak Terpenuhi

Salah satu momen yang cukup menggambarkan karakter seseorang adalah ketika keinginannya ditolak.

Misalnya, dia tidak mendapatkan sesuatu yang diharapkan.

Apa yang dilakukan?

Apakah dia bisa menerima dengan lapang dada?

Apakah dia tetap menghargai orang lain?

Atau justru mulai menyalahkan, merendahkan, bahkan memperlakukan orang lain dengan buruk?

Penolakan memang tidak pernah mudah. Rasa kecewa adalah hal yang manusiawi.

Namun, cara seseorang mengelola kekecewaan itulah yang menarik untuk diperhatikan.

Orang yang dewasa bukan berarti tidak pernah kecewa. Dia tetap bisa marah, sedih, atau kesal.

Bedanya, dia berusaha tidak menjadikan emosinya sebagai alasan untuk menyakiti orang lain.

Saat Semua Tidak Berjalan Sesuai Rencana

Kita juga bisa belajar mengenal seseorang ketika rencananya berantakan.

Sesuatu yang sudah dipersiapkan ternyata gagal.

Harapan tidak sesuai kenyataan.

Usaha yang dilakukan berulang kali belum membuahkan hasil.

Dalam kondisi seperti ini, karakter seseorang bisa terlihat.

Ada yang memilih mencari solusi.

Ada yang mengevaluasi kesalahan.

Ada juga yang langsung mencari kambing hitam.

Sekali lagi, bukan berarti orang yang mengeluh ketika gagal otomatis buruk. Mengeluh sesekali adalah hal yang wajar.

Yang perlu diperhatikan adalah pola perilakunya.

Apakah dia mampu bangkit setelah kecewa?

Apakah dia bisa mengakui kesalahan?

Apakah dia tetap menghargai orang lain meskipun sedang berada dalam tekanan?

Hal-hal kecil seperti inilah yang sering kali lebih jujur daripada kata-kata.

Tekanan Bisa Membuka Sisi yang Selama Ini Tersembunyi

Ada orang yang terlihat sangat tenang ketika kehidupannya berjalan mulus.

Namun ketika tekanan datang, sikapnya berubah drastis.

Bicaranya menjadi kasar.

Mudah menyalahkan orang lain.

Tidak mau mendengarkan.

Atau merasa semua orang harus memahami dirinya, sementara dia tidak mau memahami orang lain.

Tekanan memang bisa membuat siapa pun berubah sementara.

Tetapi justru dari situ kita bisa melihat bagaimana seseorang menghadapi situasi sulit.

Karakter bukan hanya tentang bagaimana seseorang bertindak ketika memiliki banyak pilihan, tetapi juga bagaimana dia bertindak ketika sedang tertekan.

Tekanan tidak selalu menciptakan sifat baru.

Kadang tekanan hanya memperlihatkan sisi yang selama ini berhasil disembunyikan.

Tapi Jangan Cepat Menghakimi

Meski begitu, ada satu hal penting yang jangan dilupakan.

Jangan menilai seseorang hanya dari satu kejadian.

Setiap orang bisa mengalami hari yang buruk.

Seseorang yang biasanya sabar mungkin suatu hari kehilangan kesabaran.

Seseorang yang biasanya tenang mungkin pernah melakukan kesalahan ketika sedang menghadapi masalah besar.

Karena itu, jangan buru-buru memberikan label hanya karena melihat satu sisi seseorang.

Yang lebih penting adalah melihat pola.

Apakah perilaku tersebut terus berulang?

Apakah dia mau menyadari kesalahannya?

Apakah setelah menyakiti orang lain dia berusaha memperbaikinya?

Atau justru selalu menganggap dirinya benar?

Perbedaan kecil ini sangat penting.

Jangan Hanya Melihat Bagaimana Mereka Memperlakukanmu

Ada satu cara lain yang sering terlupakan ketika kita ingin mengetahui sifat seseorang.

Perhatikan bagaimana dia memperlakukan orang yang tidak punya kepentingan dengannya.

Bagaimana sikapnya kepada orang yang tidak bisa memberikan keuntungan?

Bagaimana dia berbicara kepada orang yang dianggap lebih rendah darinya?

Bagaimana dia memperlakukan seseorang ketika tidak ada yang melihat?

Karena bersikap baik kepada orang yang kita butuhkan tentu lebih mudah.

Tetapi tetap menghargai orang lain meskipun tidak mendapatkan apa-apa dari mereka menunjukkan sesuatu yang lebih dalam.

Kebaikan yang tidak membutuhkan penonton biasanya jauh lebih bermakna.

Begitu Juga Saat Dia Memiliki Kekuasaan

Seseorang juga bisa terlihat dari bagaimana dia menggunakan posisi atau kelebihan yang dimilikinya.

Ketika memiliki uang, apakah dia menjadi sombong?

Ketika memiliki jabatan, apakah dia merendahkan orang lain?

Ketika memiliki pengaruh, apakah dia menggunakannya untuk membantu atau justru menekan?

Kekuatan tidak selalu mengubah seseorang.

Kadang kekuatan hanya memberikan kesempatan kepada seseorang untuk menunjukkan siapa dirinya sebenarnya.

Itulah mengapa kita tidak perlu terlalu cepat kagum kepada seseorang hanya karena penampilan, jabatan, kekayaan, atau popularitasnya.

Lihat bagaimana dia menggunakan apa yang dimilikinya.

Pada Akhirnya, Waktu Akan Menjawab

Kita tidak perlu terburu-buru mencari tahu sifat asli seseorang.

Tidak perlu memancingnya.

Tidak perlu membuat situasi untuk mengujinya.

Cukup perhatikan.

Waktu akan memperlihatkan banyak hal.

Perhatikan bagaimana dia menghadapi masalah.
Perhatikan bagaimana dia menerima penolakan.
Perhatikan bagaimana dia bersikap ketika kalah.
Perhatikan bagaimana dia memperlakukan orang lain.
Dan perhatikan apakah perkataannya sesuai dengan perbuatannya.

Karena manusia bisa mengatur kata-kata.

Manusia juga bisa mengatur penampilan.

Tetapi mempertahankan sebuah karakter dalam berbagai keadaan jauh lebih sulit.

Jadi, Mau Tahu Sifat Asli Seseorang?

Jangan hanya lihat bagaimana dia bersikap ketika semuanya baik-baik saja.

Lihat bagaimana dia bersikap ketika rencananya gagal.

Lihat bagaimana dia memperlakukan orang lain ketika sedang marah.

Lihat bagaimana dia menerima sesuatu yang tidak sesuai keinginannya.

Dan yang paling penting, lihat apakah setelah melakukan kesalahan dia mampu mengakuinya dan memperbaikinya.

Sebab pada akhirnya, kita tidak membutuhkan seseorang yang selalu terlihat sempurna.

Kita membutuhkan orang yang ketika salah, mau belajar.

Ketika kecewa, tetap bisa menghargai.

Ketika berada di bawah tekanan, tidak kehilangan kemanusiaannya.

Dan ketika memiliki kesempatan untuk menyakiti orang lain, tetap memilih untuk berbuat baik.

Karakter sejati tidak selalu terlihat saat hidup sedang mudah. Kadang, ia justru muncul ketika keadaan sedang sulit.

Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *