Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Makna Huruf Qof dalam Lambang Nurul Musthofa



Huruf ق (Qaf) memiliki 5 makna. Ia berasal dari kata

Qurbah yang bermakna kedekatan,

Qawl yang bermakna ucapan,

Qur’an yang bermakna Al Qur’an,

Qawaam yang bermakna lurus, dan

Qudrah yang bermakna kekuasaan.

Huruf ق (Qaf) juga bermakna Surat ق di dalam Alqur’an surah yang ke 50, 

Dimana dalam surah Qaf terkandung beberapa unsur teologis (pokok-pokok keyakinan umat Islam) yang mencakup keesaan (monoteisme), risalah (sejarah kerasulan Muhammad saw) hari kebangkitan. Akan tetapi surah ini menitikberatkan pada masalah hari kebangkitan (ba’ts) dan hari dikumpulkannya seluruh manusia dipadang Mahsyar (nusyur).

Sementara angka 135, adalah ayat-ayat dalam Al-qur’an yang berjumlah 8 ayat yaitu:

1. [ 2. Al-Baqoroh 135 ]: Dan mereka berkata, “Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk.” Katakanlah, “Tidak, bahkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik.”

2. [3. Al-Imron 135]: Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

3. [4. An-Nissa 135] : Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biar pun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. 

Jika ia kaya atau pun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjaan.

4. [6. Al-An’am 135] : Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya.

5. [7. Al-A’raf 135] : Maka setelah kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya.

6. [20. Ta ha 135] : Katakanlah, “Masing-masing (kita) menanti, maka nantikanlah oleh kamu sekalian! Maka kamu kelak akan mengetahui, siapa yang menempuh jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk.”

7. [26. Asy-Syura’ 135] : sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar.”

8. [37. As-saffat 135] : kecuali seorang perempuan tua (istrinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal.







Subscribe to receive free email updates:

Contact Form

Name

Email *

Message *