Membangun pemuda / pemudi untuk mengenal ajaran islam lebih dalam. Membina silahtuhrrahim terhadap semua elemen umat islam. Membangun sikap positif dan membuka wawasan umat tentang sistem dakwah dalam dunia islam. Memahami arti pentingnya fungsi lingkungan islami dalam membentuk pribadi umat masa depan. Menggapai ridho Allah dan syafa’at Rosulullah SAW sebagai hasil dari aktifitas kebaikan yang terus menerus sedang kita lakukan. Menjaga budaya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjaga budaya islam yang diajarkan oleh orang tua kita terdahulu.

Cara Upgrade Lisan Lewat Frekuensi Sholawat


"Anjir", "Goblok", "Tolol"... seberapa sering kata-kata itu keluar dari mulut kita saat lagi main game atau nongkrong? Ustaz Yasin membawa pesan yang sangat relatable buat anak muda zaman sekarang yang terjebak dalam budaya lisan yang toksik. Beliau menawarkan sebuah "System Upgrade" yang sangat menarik.

​Sholawat: DM Langsung ke Rasulullah

​Ustaz Yasin menggunakan analogi yang cerdas. Kalau kita titip salam ke orang hebat terus-menerus, lama-lama orang hebat itu bakal nanya, "Siapa sih si Yasin ini? Kok rajin banget kirim salam?" Begitupun sholawat. Setiap kali kita bersholawat, ada malaikat khusus yang bertugas mengantar salam itu langsung ke depan Baginda Nabi Muhammad SAW.

​Kalau setiap malam minggu kita "spam" salam dan rindu, nama kita bakal tercatat di memori abadi Rasulullah. Bayangkan, nanti di hari kiamat saat semua orang panik, Rasulullah bakal mengenali kita, "Oh, ini si Fulan yang dulu sering titip salam lewat sholawat." Itu adalah bentuk prioritas akses yang nggak bisa dibeli dengan uang.

​Mematikan "Toxic Mode" dalam Hidup

​Beliau juga menyinggung soal perilaku anak muda yang lisan dan jempolnya gampang banget mem-bully orang. Main game dikit, marah-marah. Barang telat dikit, maki-maki. Lisan yang toksik itu sebenarnya mencerminkan hati yang "low battery".

​Dengan hadir di majelis, kita sedang mengisi ulang energi kita. Lisan yang tadinya terbiasa mencaci, perlahan-lahan di-tuning ulang untuk memuji. Ustaz Yasin mengingatkan bahwa sholawat adalah rukun dalam sholat. Tanpa sholawat, sholat kita nggak sah. Itu artinya, sholawat adalah komponen inti dari sistem operasi kehidupan seorang Muslim. Jadi, daripada lisan dipakai buat hal-hal yang bikin "shadowban" di akhirat, mending kita pakai buat "push rank" lewat sholawat. Yuk, ubah vibe hidup kita dari toksik menjadi penuh berkah!

Baca juga :




Subscribe to receive free email updates:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *