Banyak orang berpikir bahwa rizki hanya bisa didapat dengan bekerja lembur 24/7. Tapi, Habib Ahmad bin Muhammad Assegaf membongkar sebuah rahasia besar dalam ceramahnya: ada cara yang jauh lebih efektif untuk menarik rizki, yaitu dengan duduk di majelis ilmu.
Ilmu vs Ibadah Tanpa Dasar
Habib Ahmad mengutip sebuah hadis yang cukup menohok: "Satu orang penuntut ilmu yang (tampak) malas, itu masih lebih mulia di mata Allah dibanding 700 ahli ibadah yang tidak punya ilmu." Mengapa demikian? Karena ibadah tanpa ilmu ibarat membangun rumah tanpa fondasi. Bisa ambruk kapan saja.
"Jangan salah paham," kata beliau dengan gaya bicaranya yang lugas. "Bukan berarti kita boleh malas. Nabi sendiri berdoa agar dijauhkan dari sifat malas." Poin utamanya adalah betapa agungnya nilai sebuah ilmu. Saat Anda tahu cara shalat yang benar, cara berbisnis yang syari, dan cara bersyukur yang tepat, maka setiap langkah Anda menjadi ibadah yang bernilai tinggi.
Rizki yang Dijamin oleh Sang Raja
Salah satu kutipan paling kuat dari ceramah beliau adalah tentang jaminan rizki bagi penuntut ilmu. Allah SWT secara khusus menjamin rizki bagi mereka yang meluangkan waktu untuk hadir di majelis ilmu. Jika presiden sebuah negara menjamin kehidupan Anda, Anda mungkin merasa tenang. Lantas, bagaimana jika yang menjamin adalah Rajanya para Raja?
Habib Ahmad meyakinkan audiens bahwa rizki bukan hanya soal uang di rekening. Rizki bisa berupa kesehatan, ketenangan pikiran, atau kemudahan dalam menyelesaikan masalah pekerjaan. "Kalau pengen rizki lancar, jangan cuma main slot atau terjebak dalam hobi yang sia-sia. Duduklah di majelis ilmu," pesan beliau dengan nada persuasif yang sangat menyentuh logika.
Mari Mengubah Kebiasaan
Di akhir ceramahnya, Habib Ahmad mengajak kita semua untuk berhenti menjadikan "sibuk kerja" sebagai alasan untuk tidak mengaji. Justru dengan mengaji, pekerjaan kita akan diberikan keberkahan oleh Allah. Beliau mendorong jamaah untuk rutin hadir setiap malam Kamis, karena ilmu yang kita dapatkan adalah investasi terbaik yang tidak akan pernah mengalami inflasi.
Jangan biarkan diri kita menjadi orang yang "alim" soal teknologi atau tren terbaru, tapi "jahil" soal urusan akhirat. Mari kita jemput rizki dengan cara yang paling disukai oleh Sang Pemberi Rizki.
